“Ayo masuk hari sudah gelap,” ajak Anshel, ia menggenggam tangan Fleur dan masuk ke mansion. ▪️◾️◾️🔲🔳🔲◾️◾️▪️Pagi di River Shade udara yang sejuk meskipun cuaca panas. Di kandang kuda, Smith sudah siap dengan kuda cokelatnya, sementara Anshel tampil sangat gagah dengan kuda hitam besar yang di beri nama Nightfall oleh mendiang Tuan Wesley Ruthven, mereka lengkap dengan pakaian berkudanya. “Anshel jangan terlalu protective, biarkan aku berkuda sesuka hatiku!” tawar istrinya sambil menunggangi kudanya. Anshel mengangguk, ia menatap kuda Fleur, sambil tersenyum. “Aku percaya pada kudamu, selamat bersenang-senang, Nyonya.”Anshel kemudian mengelus kudanya. “Sudah lama sekali kita tidak berjumpa, Nightfall, aku harap kita bisa bekerja sama seperti dulu.”Sebelum mendiang Tuan Wesley Ruthven meninggal, sesekali Anshel menemani Ayah mertuanya berkuda, tanpa mengajak Fleur, karena dulu hubungan mereka tak akur, biasanya hanya menunggu di mansion minum Wine sendirian, apalagi obrolan A
Última atualização : 2026-02-27 Ler mais