“Anshel, berhentilah menempel padaku, aku ingin bersama ibumu, apa kau tidak mau mengalah hari ini saja,” bisiknya sambil cemberut, karena kurang nyaman. Anshel menjawab dengan nada sangat pelan, “Setiap hari aku bekerja, bahkan kau tidak mau aku menyentuhmu,”“Tapi kau sering mencuri ciuman dariku,” katanya kesal. “Sekadar itu tidak cukup, Fleur, aku ini seorang pria dewasa,” godanya. Fleur menggeleng-gelengkan kepalanya. “Ya Tuhan Anshel.”Anshel menggodanya lagi, “Setidaknya aku ingin menghabiskan malam, seperti malam itu,” bisiknya di telinga istrinya. Fleur hanya memutar bola matanya, lalu berjalan lebih cepat menyusul ibunya. Mereka memetik berbagai jenis anggur, dari Muscat yang harum manis hingga Thompson Seedless dan Crimson Seedless yang renyah berkilau di bawah matahari.Fleur dan Nyonya Olivia saling menyuapi buah anggur yang mereka petik. “Rasanya renyah dan manis nak,” kata Ibunya, bicara ke Fleur, kemudian ia menoleh pada Anshel. “Anshel cobalah!” Anshel pun memb
Last Updated : 2026-02-28 Read more