Lin Tao bahkan mencoba memutar pergelangan tangannya, berusaha mengubah arah pedang, tetapi hasilnya sama. Pedang itu seolah terpaku oleh kekuatan yang tak terlihat, tak tergoyahkan, seperti gunung yang tidak bisa dipindahkan.Keringat dingin mulai membasahi dahi Lin Tao, mengalir ke pelipisnya, lalu ke pipinya. Tangannya yang memegang gagang pedang gemetar, bukan karena kekuatan, tetapi karena ketakutan yang mulai merayap ke dalam hatinya.Matanya membelalak, dipenuhi kebingungan dan ketakutan yang semakin membesar. Bagaimana mungkin? pikir Lin Tao dengan panik. Aku sudah mengalirkan semua Qiku! Kenapa pedang ini tidak bisa bergerak?!Rong Tian, dengan tangan masih terborgol rantai spiritual, berdiri tenang. Bahkan ekspresinya sedikit bosan, seolah apa yang terjadi di hadapannya adalah hal yang sangat membosankan dan tidak layak mendapat perhatiannya.Tatapan matanya yang datar kini beralih ke Lin Tao. Sebuah senyum tipis, berkesan sangat mengejek, terukir di bibirnya. Senyum itu, di
Terakhir Diperbarui : 2026-01-04 Baca selengkapnya