“Elyse, kau itu yang paling pengertian,” ucap Nyonya Levric akhirnya, nadanya ditekan seolah sedang meyakinkan dirinya sendiri. “Seperti yang sudah kukatakan, Jester hanya belum dewasa. Pernikahan ini akan tetap terjadi dan tidak mungkin dibatalkan.”Elyse menghela napas panjang. Ia menatap wanita di hadapannya, ibunda Duke Levric, yang kini tampak jauh dari ketenangan bangsawan agung. Jari-jari Nyonya Levric saling menggenggam erat, pundaknya kaku, sorot matanya gelisah. Untuk pertama kalinya, Elyse melihat dengan jelas: wanita ini tidak sedang berbicara dengan keyakinan, melainkan dengan ketakutan.“Yang mulia Duke,” ujar Elyse pelan namun jelas, “sudah mengatakan di depan semua orang bahwa ia akan menunda, bahkan membatalkan pernikahan ini.”Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-30 อ่านเพิ่มเติม