Beberapa hari kemudian, Davian sedang duduk bersandar di sofa ruang tamu, menatap layar ponselnya dalam diam. Sebuah pesan singkat baru saja masuk, membuyarkan fokusnya seketika.[Saya sudah sampai di depan gerbang, Tuan.]Membaca pesan di ponselnya itu, tubuh Davian menegang. Ia mengunci layar ponselnya, lalu menoleh pelan ke arah kamar tidur yang pintunya sengaja dibiarkan terbuka setengah.Di atas ranjang, Evelyn sedang tertidur pulas. Selimut tebal menutupi separuh tubuhnya, napasnya teratur, dan wajahnya terlihat sangat damai.Memastikan istrinya tidak akan terbangun dalam waktu dekat, Davian bangkit dari sofa. Ia melangkah tanpa suara, membuka pintu paviliun perlahan, dan berjalan keluar menuju area pos keamanan di dekat gerbang utama kediaman Sterling.Di sana, seorang pria berpakaian rapi sudah menunggu. Pria itu menyodorkan sebuah map coklat tebal yang tersegel rapi.Itu adalah dokumen perceraiannya yang baru.Davian sengaja meminta dokumen itu dibuat ulang setelah Evelyn mer
Dernière mise à jour : 2026-02-21 Read More