"Kalau kau merasa canggung tinggal di bangunan utama, tinggallah di paviliun belakang bersama Evelyn."Suara tenang itu memecah ketegangan di antara suami istri yang sedang berseteru itu.Davian menoleh tajam ke arah pintu, sementara Evelyn, yang napasnya masih memburu karena emosi, langsung menahan napas. Matanya yang sembab membelalak menatap sosok di ambang pintu.Adriana.Ibu tirinya itu berdiri di sana, tangannya terlipat santai di atas perutnya yang mulai buncit."Paviliun tamu itu terpisah dari rumah utama, Davian." lanjut Adriana, melangkah masuk dengan tenang, mencoba untuk tidak memunculkan masalah baru. "Kau punya akses keluar masuk sendiri, dapur sendiri, dan privasi penuh. Kau tidak perlu berpapasan dengan Victor atau aku jika kau tidak mau."Jantung Evelyn berdegup kencang penuh harap. Ia menatap Adriana dengan tatapan tak percaya. Dulu, ia membenci wanita ini. Ia Telah melakukan hal-hal buruk hanya karena benci melihat Adriana bahagia. Tapi sekarang? Wanita inilah yang
Dernière mise à jour : 2026-02-15 Read More