“Nayaka! Astaga! Ini beneran kamu?” Nayaka tersenyum tipis dan menyalami tangan Soraya. “Apa kabar, Tante?” “Kabar baik. Kamu gimana? Eh, kamu sendiri? Istri mana?” Soraya mencari-cari andai ada seseorang di belakang lelaki itu. Nayaka sempat tertegun. Lidahnya mendadak kelu mendengar pertanyaan yang meluncur begitu ringan dari bibir Soraya. “Saya belum nikah, Tante. Tunggu Alan dulu,” jawab Nayaka, berusaha mengalihkan kecanggungan dengan tawa hambar yang dengan susah payah ia paksakan. Soraya tertawa renyah, lalu menepuk lengan Nayaka dengan akrab. “Aduh, jangan kelamaan nunggu Alan. Dia sebentar lagi kayaknya bakal kasih kabar gembira. Lihat aja, udah bawa asisten masak ke rumah Tante.” Kavita hanya tersenyum tipis mendengar gurauan Soraya. “Oh ya?” Nayaka menyahut dingin, tatapannya kini lurus menghujam Kavita. “Hebat ya, Ta. Di Jakarta jangankan masak, rebus air aja gosong. Ternyata di London kursus masaknya langsung di dapur Tante Soraya.” Sindiran tajam Nayaka me
Read more