Pulang mengajar, Zubaidah merasa sangat malas untuk pulang. Setelah berpikir sebentar motor maticnya melesat ke sebuah arah. Bukan arah rumahnya, tapi rumah Laras, adik perempuan satu-satunya.Tengah hari baru lewat, Zubaidah sengaja mampir membeli makan siang dan beberapa camilan kesukaan Mimi. Kebiasaan Laras, makan pagi di waktu menjelang siang dan makan siangnya sudah pasti lewat waktu. Benar saja, sampai rumah bercat hijau cerah dengan taman mungil di bagian depan tampak Laras masih sibuk mengangkat jemuran. Rutinitasnya masih sama. Setelah memberi anaknya makan dan shalat dzuhur, Laras akan menidurkan Mimi. Setelah itu mengangkat jemuran, baru makan siang.“Biar tenang makannya, gak harus jeda juga kalau tiba-tiba hujan.” Begitu katanya kalau kakaknya bertanya kenapa selalu mengangkat jemuran diawal waktu. Orang lain akan mengangkat jemuran baju menjelang sore.Melihat seseorang yang datang ke rumahnya, Laras memicingkan mata untuk memastikan bahwa benar penglihatannya. Zubai
อ่านเพิ่มเติม