Pagi hari Zubaidah sudah terbangun sebelum adzan subuh berkumandang. Sejak merebahkan diri di kamar, dirinya memang tak benar-benar tertidur. Keberadaan suami di samping membuat tubuh menjadi kaku dan tak nyaman. Pasalnya Fadhil sejak masuk kamar dan membaringkan diri tak mengucapkan sepatah katapun. Sejak memasuki rumah dan membawa Arjuna ke kamarnya yang sekarang telah berubah fungsi menjadi ruang ibadah, Fadhil hanya bertanya, “Di mana Arjuna akan tidur?”Selebihnya melihat gelaran karpet dan sujudan di atasnya juga rak di pojok ruangan berisi Al Qur'an, mukena dan tasbih, juga peci dan koko yang biasa dipakainya sholat ke masjid tergantung dengan rapi, Fadhil sama sekali tidak bertanya ataupun keberatan.Fadhil juga langsung memahami bahwa harus tidur di kamar utama bersama Zubaidah dan anaknya dalam satu ruangan meski Arjuna tetap di box bayi, tempat tidurnya sejak awal. Otoritas Zubaidah di rumahnya hanya membuat sang suami merasa semakin tidak nyaman.Zubaidah ingin protes dan
Read more