Sepeninggalan mantan suaminya, Sarah masih memikirkan sikap lelaki itu. Setelah kemarin lalu menelpon minta izin untuk menempati rumah lama sementara waktu, hari ini datang dan berjanji akan membayar sekolah kedua putra mereka. Sarah hanya bisa setuju. Bagaimanapun memang hak ayahnya untuk mengurus biaya pendidikan anak. Sarah merasa tak perlu mempersulit apalagi menghalangi. Ibu tiga anak itu benar-benar telah melupakan semua hal buruk yang menimpanya karena seorang Fadhil.“Sepertinya bapak banyak berubah ya, Bu.”“Benarkah?”“Iya. Sepertinya beliau sudah sadar sekarang betapa baiknya Bu Sarah dan bagaimana sifat asli istri keduanya. Mungkin sekarang menyesal. Bu.” “Lalu kenapa kalau menyesal? Itu tak akan mengubah apapun. Itu hanyalah penyesalan kosong belaka.”“Maaf, Bu, sepertinya Pak Fadhil masih sangat mencintai, Ibu.”“Saya tidak membutuhkannya sekarang, Bi, cukup seperti ini saja hidup kita, aku sudah puas.”Mereka mengobrol cukup lama, lalu masing-masing masuk ke kamar untu
อ่านเพิ่มเติม