"Mau, Sayang." "Tapi, Mama diamnya lama." Haisa pikir, kalau ibunya tidak langsung menjawab, itu karena tidak mau menuruti permintaannya. Selena menggelengkan kepalanya. "Mama sedang memikirkan, mall mana yang cocok untuk kita datangi, Sayang." "Oh, aku ahu." Haisa dengan cepat menyebutkan salah satu mall terbesar di kota itu. Sepertinya, dia sudah menyiapkan diri dengan baik, sudah menentukan tempat yang akan dikunjungi. "Yaudah, kita kesana." Baru saja, Selena ingin memesan taksi yang akan mengantarkan mereka ke mall sesuai keinginan Haisa, Haris menelponnya. "Iya, Sayang," ujar Selena setelah menjawab telepon dari sang suami. "Kalian dimana? Acaranya masih, kan?" Tanya Haris. "Kami masih di sekolah, tapi acaranya sudah selesai. Ini sedang siap-siap mau pergi ke mall," jawab Selena. "Mau ke mall?" Tanya Haris. "Iya, untuk merayakan penampilan Haisa yang luar biasa hari ini." "Aku baru tiba di sekolah," sambung Haris. Selena tampak celingak celinguk, ya tentu saja tida
Last Updated : 2026-09-20 Read more