Pintu apartemen terbuka, ruangan terlihat rapi dan sunyi. Pintu tidak dikunci dan Diego berhasil masuk tanpa harus mendobraknya.“Valerie, sayang,” panggil Diego pelan.Diego melangkah masuk perlahan, tidak menimbulkan suara. Wangi lemon yang segar menyambut kedatangannya dan suasana terasa sunyi seperti tak berpenghuni.“Valerie, jangan sembunyi, sayang. Saya pasti menemukanmu,” ujar Diego.Ia melihat sekeliling, dapur terlihat tanpa aktivitas, wastafel di dapur bersih, tempat sampah kosong. Diego beralih ruang tengah, sepatu Valerie berjejer rapi. Meja dan sofa terlihat bersih tak tersentuh. Tas kecil hitam tergeletak di meja tepat di samping sweater putih yang dipakai Valerie selamam.“Cukup bermainnya Valerie! Jangan menggoda kesabaranku, keluarlah!” Diego mulai tidak sabar.Pintu kamar tertutup rapat, Diego berjalan ke kamar, membuka pintu dan tidak ada Valerie di sana. Seprai dan selimut terlihat rapi, keranjang pakaian kotor menumpuk di sudut dan bingkai foto berjejer rapi di
Última atualização : 2026-01-11 Ler mais