Valerie terbangun perlahan. Ada rasa tidak nyaman yang menekan dadanya, seperti bangun di tempat yang salah. Ia tidak sendirian.Diego masih ada di sebelahnya. Lelaki itu terbaring di sisinya, wajahnya tenang, napasnya teratur. Rambutnya acak. Tidak ada raut bersalah. Tidak ada kegelisahan.Valerie menelan ludah, “gila! Ini benar-benar gila. Apa yang sudah kulakukan tadi malam?”Ia bergerak pelan, berusaha keluar dari setiap tarikan napasnya yang berat. Begitu kakinya menyentuh lantai, ia langsung melangkah cepat menuju kamar mandi.Valerie bersandar sesaat, lalu menyalakan shower. Air mengalir deras, membasahi tubuhnya. Ia menunduk, membiarkan air jatuh ke rambut dan wajah.“Ya, Tuhan… ! Apa yang harus kulakukan?”Tangan Valerie terangkat, menutup bibirnya sendiri.Takut.Cemas.Dan bingung.Diego tidak memaksanya dengan kasar. Ia tidak pernah berteriak atau menyakiti. Ia hanya menarik, mendekat, dan menunggu sampai Valerie sendiri berhenti melawan.Valerie memejamkan mata.Hubungan
Huling Na-update : 2025-12-17 Magbasa pa