"Bik, boleh minta tolong?" "Tentu saja Mbak Jena, minta tolong apa?" "Bikinin aku sup ya Bik, aku rada puding soalnya. Kayaknya kecapean." "Mbak Jena sakit? Sudah bilang ke ibu atau Mas Arlo?" "Belum Bik, nggak usah, mereka kan sibuk juga." Sedari pulang kuliah, Jena banyak menghabiskan waktunya di kamar dengan baby Zalfa. Untungnya bayi gemoy itu tidak rewel, sementara Bu Najwa sedang keluar untuk kepentingan lain. "Mbak Jena istirahat saja, mumpung Dek Zalfa lagi bobo juga kan?" "Iya Bik, makasih ya ngerepotin." "Tentu saja tidak, tugasku kan memang bekerja untuk kalian." Jena kembali ke kamarnya, kepalanya makin kliyengan jadi tidak bisa istirahat siang. Tubuhnya ngregesi, sepertinya dia harus minum obat. Sore itu Zalfa rewel, saat seperti ini dia kerepotan mengingat sedang sendiri. Arlo belum pulang, Pak Arlan dan Bu Najwa juga sedang tidak di rumah. Sementara Bik Sumi sibuk di belakang. "Zalfa, pinter ya, jangan rewel, nunggu ayah balik, nanti sama ayah dulu,"
Read more