Aku memutar kursiku kembali menghadap ke arah mereka. Aku tersenyum melihat ketegasan Shella. Sifat bosnya memang menurun dari ibunya, tapi Shella punya hati yang jauh lebih baik."Galak banget sih, Bu Wakil Direktur," ledekku santai.Shella mendengus pelan lalu duduk kembali di sofa dengan wajah lega."Harus begitu, Raf. Kalau nggak tegas, aura negatifnya nggak bakal ilang," jawab Shella membela diri.Sementara itu, Claudia justru sibuk dengan ponsel pintarnya. Dia berdiri dan berjalan mendekati meja kerjaku."Raf, jangan gerak dulu. Pasang pose cool dikit dong," pinta Claudia sambil mengarahkan kamera ponselnya padaku."Mau ngapain lagi sih kamu, Clau?" tanyaku heran tapi tetap menuruti kemauannya dengan menyandarkan punggung santai."Mau dokumentasi sejarah dong. Ini momen penting banget," jawab Claudia sambil mencari sudut pencahayaan yang pas.Claudia memotret momen saat aku duduk di kursi bos itu berkali-kali. Dia mengambil foto dari berbagai sudut. Ada yang close up wajahku yan
最終更新日 : 2026-02-13 続きを読む