Ibu Liora berjalan anggun dan menarik kursi di sisi kananku. Posisi itu menegaskan statusnya sebagai ibu suri dan pendamping utamaku dalam memimpin keluarga ini.Sementara itu, Shella, Claudia, dan Sora duduk berjejer di sisi kiriku. Urutannya sesuai dengan usia mereka. Shella duduk paling dekat denganku, lalu Claudia di tengah, dan Sora di ujung meja."Ayo kita makan. Saya sudah lapar sekali," ajak Ibu Liora sambil membuka serbet makan dan meletakkannya di pangkuan.Bi Inah dan dua pelayan lain dengan sigap membuka penutup saji perak yang ada di tengah meja. Uap panas mengepul ke udara membawa aroma kenikmatan.Mataku berbinar melihat menu makanan malam ini. Ada rendang daging sapi yang pekat bumbunya, ayam goreng lengkuas yang garing, capcay seafood kesukaanku, dan sup buntut yang kuahnya bening menggoda. Semua masakan ini terasa jauh lebih nikmat dari biasanya karena disajikan dengan bumbu kebebasan."Silakan dimakan, Tuan Rafli, Ibu Liora, dan Non-non sekalian," ucap Bi Inah ramah
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-15 อ่านเพิ่มเติม