Kelvin terdiam. Dia merasa Yanisa terlalu jujur.Dia bisa saja dengan mudahnya mengarang alasan lain.Kelvin tersenyum dan berkata, "Aku akan coba murnikan lebih banyak pil untukmu."Wajah Yanisa seketika berseri-seri saat menyahut, "Terima kasih banyak! Awalnya, aku merasa bisa dapatkan sebutir dari 3 set bahan baku saja sudah bagus. Kalau bisa lebih banyak, itu akan lebih bagus lagi!"Kelvin tertawa, lalu melihat ke tungku dan berkata, "Ayo lanjut!"...Sementara Kelvin dan Yanisa memurnikan pil, jauh di dalam lautan magma, terdapat beberapa bangunan yang sudah rusak.Di tengahnya, berdiri sebuah bangunan seperti istana.Pada saat ini, seorang pria tua dan seorang pria paruh baya sedang melakukan pencarian di dalam istana.Dennis menatap pria tua itu dan berkata, "Senior, untung kamu itu kultivator pedang. Kalau nggak, aku nggak akan pernah bisa masuk ke tempat ini!""Ini memang reruntuhan sekte kuno. Masih ada formasi yang tersisa, tapi usianya sudah terlalu tua," ujar Johan. "Ini p
Read more