“Hemmm... Iya Bu, Intan nyaris sempurna sebagai seorang wanita. Dia sangat baik, tutur katanya lembut dan sopan, begitu pula kecantikannya, wajar jika banyak pria yang telah datang melamar. Aku sendiri merasa nggak pantas untuk menjadi pendampingnya,” ujar ku, yang mengakui perbedaan mencolok antara diri ku dan Intan dalam segala hal.“Nggak boleh minder begitu! Kamu juga seorang sarjana, dan putra Ibu juga tampan. Kalian pasangan yang serasi,” tutur Ibu.“Moga aja nanti aku bisa membuatnya bahagia, Bu.” ucap ku yang tak sepenuhnya yakin dapat membahagiakan Intan nantinya.****Sejak kamis pagi Intan telah mengambil cuti dinasnya hingga 15 hari ke depan, sekarang ia dan keluarga memfokuskan diri untuk persiapan akad nikah yang akan diselenggarakan besok sore setelah jum’atan. Akad nikah itu sendiri akan dilaksanakan di masjid yang tidak jauh letaknya dari rumah Pak Syamsul, segala urusan yang berkaitan dengan pernikahan antara aku dan Intan telah selesai semuanya diurus oleh Pak Syams
Last Updated : 2026-06-22 Read more