/ Male Adult / GAIRAH MASA LAJANG / Bab 211. Pernikahan Ku Dan Intan

공유

Bab 211. Pernikahan Ku Dan Intan

작가: Andy Lorenza
last update 게시일: 2026-06-22 21:47:22

“Hemmm... Iya Bu, Intan nyaris sempurna sebagai seorang wanita. Dia sangat baik, tutur katanya lembut dan sopan, begitu pula kecantikannya, wajar jika banyak pria yang telah datang melamar. Aku sendiri merasa nggak pantas untuk menjadi pendampingnya,” ujar ku, yang mengakui perbedaan mencolok antara diri ku dan Intan dalam segala hal.

“Nggak boleh minder begitu! Kamu juga seorang sarjana, dan putra Ibu juga tampan. Kalian pasangan yang serasi,” tutur Ibu.

“Moga aja nanti aku bisa membuatnya bah
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 216. Sama-sama Menguntungkan

    “Hemmm... Aku nggak terima sewa apa-apa dari Mas, karena usaha yang akan Mas buka itu akan membuat show room ini semakin ramai pengunjung. Jadi boleh dikatakan usaha kita sama-sama mendatangkan keuntungan, Mas Mul cukup menjaga kebersihan lokasi usaha itu, kira-kira dari jam berapa Mas akan buka?” ujar ku.“Dari jam 11 siang sampai jam 11 malam Mas.” jawab Cak Mul.“Baiklah, mulai hari ini juga silahkan Mas Mul memulai membuat tempat usaha itu! Jika nanti udah selesai, Mas bisa temui aku lagi di sini untuk menyambungkan lampu sebagai penerangan saat Mas berjualan malam harinya.” tutur ku.“Terima kasih Mas, saat ini juga aku dan para pekerja akan membuat tempat usaha itu di samping pagar di depan sana. Aku permisi dulu, sekali lagi terima kasih Mas.” ucap Cak Mul.“Iya Mas, sama-sama.” Cak Mul pun berdiri dari duduknya, lalu ke luar dari show room itu menuju lokasi yang akan ia dirikan tempat usaha pecel lele khas lamongan itu.Tempat usaha yang dimaksudkan Cak Mul didirikan berupa te

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 215. Teganya Aku

    Tak terasa setahun sudah aku berada di Kota S itu, usaha show room mobil yang aku kelola semakin berkembang, bahkan modal besar yang dikeluarkan Grace kini telah kembali dan keuntungannya mencapai ratusan juta rupiah yang mereka raih setiap bulannya. Bukan tak ada saingan di kota itu, namun cara aku memenej sangat luar biasa, hingga semakin hari pelanggan semakin banyak.Aku benar-benar telah lupa dengan seluruh keluarga ku di desa, lebaran tahun itu pun aku tak ada sediki pun terniat untuk pulang, Ayah sangat murka mengetahui kelakuan buruk ku itu, setiap kali ia hubungi aku via ponsel selalu tak aku tanggapi.Siang itu Ayah dan Ibu mengunjungi Intan dan cucu mereka di kota kabupaten, kebetulan hari minggu Intan pun berada di rumah. Kedatangan mereka tentu disambut hangat oleh Intan dan Kania, mereka terlihat begitu gembira terkecuali Ayah yang sangat sedih melihat menantu dan cucunya itu oleh karena ulah ku yang tak bertanggung jawab.“Benar-benar tak tahu diri suamimu itu, Intan! L

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 214. Grace Agresif Di Ranjang

    Grace putri bungsu dari 4 bersaudara, kakak-kakaknya semua telah bekeluarga dan sukses dengan pekerjaan mereka masing-masing. Kedua orang tua Grace tinggal di Singapura bersama kakaknya yang sukses besar membuka usaha bisnis di sana, hingga rumah kediaman orang tuanya di Kota S tidak ada yang menempati.Grace memilih membangun rumah sendiri dengan jabatannya yang sekarang sebagai kepala cabang sebuah bank, tentu saja dapat diperkirakan megah dan besar rumah yang ia miliki itu. Di rumah pribadinya Grace mempekerjakan 3 orang pembantu, 2 orang mengurus bagian dalam rumah sementara 1 orang lagi bagian luar membersihkan perkarangan serta merawat taman.Bangunan rumah yang elit milik Grace di Kota S itu tentu saja dilengkapi dengan dua orang satpam yang selalu berjaga secara bergilir selama 24 jam, sosok Grace bukan saja kaya raya tapi juga memiliki wajah yang cantik bermata sipit keturunan tiongha, hingga wajar saja para pria konglomerat dikota itu telah banyak yang mendekatinya bahkan be

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 213. Karena Hubungan Gelap

    Entah apa pula yang merasuki pikiran ku, hingga seperti orang yang terhipnotis saja aku selalu menuruti keinginan dan banyak habiskan waktu serta perhatian pada Grace yang sukses mempengaruhi diri ku, padahal di antara kami tak pernah bertemu sebelumnya selain sebatas chat di media sosial dan sesekali berkomunikasi via ponsel.Kami seperti sepasang remaja yang baru dilanda masa puber pertama, tak mengenal waktu dan situasi bahkan chat hingga larut malam yang membuat ku kerap bangun dari tidur di antara jam 10 hingga jam 12 siang. Sementara bagi Grace tak jarang pula ketiduran di ruangan kantornya, beruntung saja dia memiliki jabatan sebagai kepala cabang dari salah satu bank milik pemerintah itu, hingga hal yang demikian tak terlalu berpengaruh pada diri dan pekerjaannya.Kania lebih sering bersama pembantu dan Mamanya, padahal putri ku yang cantik, lincah serta imut menggemaskan itu ingin sekali mendapatkan perhatian lebih dari ku sebagai Papanya, namun seolah-olah aku tak pernah men

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 212. Hadirnya Buah Hati

    Baik aku maupun Intan hanya menghabiskan malam itu dengan berbincang-bincang saja di kamar, begitu rasa kantuk datang kami pun segera tidur. Paginya Intan yang lebih dulu bangun karena rutinitasnya sholat subuh, segera ke ruangan belakang membantu Bi Ginah pembantu di rumah itu menyiapkan sarapan.Jam 7 lewat keluarga besar Pak Syamsul sarapan bersama di meja makan, begitu pula dengan aku yang saat itu akan bersiap pergi ke perkebunan kelapa sawit milik mertua ku itu.“Hari ini biar Om aja yang ke perkebunan menemui para pekerja serta mengatur buah-buah yang mereka panen untuk dibawa ke pabrik.” tutur Pak Syamsul.“Aku ikut ya Om, biar aku tahu apa-apa yang musti aku kerjakan nantinya.” pinta ku, Pak Syamsul tak segera menjawab ia melirik pada Intan seolah-olah minta persetujuan dari putrinya itu, Intan pun hanya tersenyum sembari anggukan kepalanya.“Ya udah kalau gitu, nanti sekitar jam 9 kita berangkat ke sana. Soalnya dari jam 9 itu lah para pekerja udah berhasil memanen beberapa

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 211. Pernikahan Ku Dan Intan

    “Hemmm... Iya Bu, Intan nyaris sempurna sebagai seorang wanita. Dia sangat baik, tutur katanya lembut dan sopan, begitu pula kecantikannya, wajar jika banyak pria yang telah datang melamar. Aku sendiri merasa nggak pantas untuk menjadi pendampingnya,” ujar ku, yang mengakui perbedaan mencolok antara diri ku dan Intan dalam segala hal.“Nggak boleh minder begitu! Kamu juga seorang sarjana, dan putra Ibu juga tampan. Kalian pasangan yang serasi,” tutur Ibu.“Moga aja nanti aku bisa membuatnya bahagia, Bu.” ucap ku yang tak sepenuhnya yakin dapat membahagiakan Intan nantinya.****Sejak kamis pagi Intan telah mengambil cuti dinasnya hingga 15 hari ke depan, sekarang ia dan keluarga memfokuskan diri untuk persiapan akad nikah yang akan diselenggarakan besok sore setelah jum’atan. Akad nikah itu sendiri akan dilaksanakan di masjid yang tidak jauh letaknya dari rumah Pak Syamsul, segala urusan yang berkaitan dengan pernikahan antara aku dan Intan telah selesai semuanya diurus oleh Pak Syams

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 56. Sederhana Namun Bahagia

    “Lele goreng Ibu benar-benar lezat! Sudah lama aku nggak pernah menikmati makanan selezat yang Ibu masak ini,” puji ku, membuat Ibu tersanjung.“Memangnya di kota nggak pernah kamu temui ikan lele yang dimasak seperti yang Ibumu masak, Ryan?” tanya Ayah.“Ada sih lele goreng, tapi lele nya bukan le

    last update최신 업데이트 : 2026-03-28
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 25. Lani Merasa Senang

    Malam itu di rumah Bu Dola kedatangan seorang pria yang telah hampir sebulan tidak mengunjungi Guru cantik itu, pria yang bernama Deni itu merupakan suaminya yang baru kembali dari luar kota. Harusnya ada kehangatan tersendiri saat mereka berkumpul kembali, namun hal yang terlihat justru sebaliknya

    last update최신 업데이트 : 2026-03-20
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 84. Menderita Batin

    “Aku sendiri sebelum menikah dengan Mas Rudi masih kuliah di salah satu perguruan negeri ternama di kota ini, Papa dan Mama nggak menyetujui hubungan ku dengan Mas Rudi karena Mas Rudi hanya seorang buruh pabrik. Kami memutuskan untuk kawin lari, dan itu tentu membuat Papa dan Mama ku marah besar l

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 83. Sebuah Rahasia

    “Ya Alhamdulilah, sate yang tadinya aku buat lebih banyak dari biasanya sekarang udah mau habis.” ujar Sugeng dengan raut wajah gembira.“Si kecil udah tidur ya, Mas? Nggak kedengaran lagi suaranya,” tanya ku lagi.“Ya, Arya pun ikut tidur di dekat adiknya itu.” jawab Sugeng.“Kelihatan sekali Arya

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status