Masa lalu Mas Rama yang begitu bebas itu benar-benar membuatku sakit kepala. Pikiranku kacau. Berkali-kali bertanya pada diri sendiri, apakah keputusanku memilih Mas Rama sudah tepat? Namun, beberapa kali istikharah aku lebih condong ke Mas Rama bahkan sempat memimpikannya. Apa itu bukan jawaban istikharahku? "Bapak sama Emak memang menginginkan jodoh yang baik, tanggungjawab, bukan penjudi, pemabuk apalagi memiliki masa lalu yang buruk, Nduk. Cuma kamu harus tahu satu hal, jika Allah sudah berkehendak untuk menyatukan kamu dengan Mas Rama, sekuat apapun kamu menolak kalian akan tetap bersama. Bapak tak menyalahkan kamu jika kini menolak rencana lamarna Mas Rama setelah mendengar pengakuannya, tapi kamu harus ingat juga, Nduk. Setiap orang memiliki kesalahan dan masa lalu yang buruk, tapi selalu ada kesempatan kedua buatnya jika dia benar-benar niat untuk berubah lebih baik. Allah Maha Pemaaf dan Pengampun." Bapak mengusap punggungku pelan. Mas Rama menepati janjinya. Dia ceritakan
Last Updated : 2026-01-12 Read more