"Nggak, Juragan. Terlalu banyak perbedaan di antara kami. Lagipula tak ada restu dari kedua orang tuanya, jadi buat apa dilanjutkan? Saya nggak akan menikah tanpa restu orang tua, Juragan. Menikah dengannya hanya akan membuat kubangan luka untuk orang tua saya. Mereka tak akan berhenti menghina dan merendahkan kami." Lagi, aku menyeka kedua pipi yang basah. Kurasakan usapan lembut Ibu Farida di lenganku. "Saya paham apa yang kamu takutkan dan saya salut dengan keputusan kamu, Ri. Apa kamu nggak memiliki rasa sayang sama laki-laki itu sampai kamu tak berusaha mencari restu?" Kini, Ibu Farida angkat bicara. Dia menatapku lekat dengan senyum tipis di sudut bibirnya. "Saya sudah berusaha, Bu. Hanya saja kedua orang tua Mas Hasbi lebih memilih sepupu saya yang setara dengan mereka. Jadi, saya rasa nggak perlu diperjuangkan lagi jika hasilnya hanya sia-sia. Saya tetap nggak bisa seperti yang mereka harapkan. Pendidikan, kecantikan dan strata sosial kami terlalu berbeda. Meski begitu, saya
Last Updated : 2026-05-13 Read more