“BLAAaRRRrrrr!” Kilatan petir api melesat secara tiba-tiba, memecah udara dengan raungan ganas yang menggema menyapa telinga. Langkah kakiku yang semula tergesa, langsung terhenti. Panas dari sisa void api, langsung menyapu wajahku, membuat kulitku terasa perih seperti hendak mengelupas, padahal jarakku masih cukup jauh dari tempat kejadian. Pandangan mataku terkunci ke arah Yuzi dan yang lainnya. Elvian, Samuel, dan Arvas berdiri mematung di posisi masing-masing. Energi sihir yang semua hendak dilepaskan, kini masih menggantung ditangan mereka. Wajah-wajah mereka semua tampak tegang. Dengan napas yang sama-sama berat, seolah satu kesalahan kecil saja bisa kembali menyeret mereka ke neraka yang sama. Di belakang barisan itu, anak-anak akademi yang ketakutan sudah berhasil diselamatkan. Mereka berdesakan, beberapa orang terduduk di tanah, beberapa lainnya menangis tertahan, mata mereka tak lepas dari medan pertempuran yang masih berasap
Last Updated : 2025-12-25 Read more