Pagi itu, cahaya matahari lembut menyusup melalui jendela studio, menyorot lantai kayu yang mengkilap. Suasana berbeda dari hari-hari sebelumnya. Adegan hari ini lebih intens, lebih emosional. Guō Chénghǎi, sutradara, mengatur posisi kamera dan memberi instruksi kepada kru, tapi matanya selalu kembali pada dua aktor utama.“Ronghuā, kau ingat posisimu. Huīxiáng, jangan terlalu cepat mendekat sebelum cue,” perintahnya. Suaranya tegas, namun ada nada yang memperlihatkan ketegangan tak terlihat — chemistry antara kedua aktor ini sudah seperti magnet yang sulit dikendalikan.Ronghuā menyesuaikan kostum, menatap Huīxiáng dari sudut mata. Ada rasa campur aduk antara gugup dan penasaran. Ia menyadari, semakin ia berusaha bersikap profesional, semakin sulit menahan detak jantungnya saat Huīxiáng ada di dekatnya.Huīxiáng, duduk di kursi sutradara sementara menunggu cue, menatap Ronghuā dengan mata yang lembut tapi penuh perhatian. Ia tahu setiap gerakannya akan terekam, setiap tatapannya bisa
Huling Na-update : 2025-12-10 Magbasa pa