Sampai di dalam rumah, Erfan melihat jelas jenazah Pak Surya. Tampak, ekspresi wajahnya, tampak sangat murung ~ seakan-akan memiliki beban berat, sampai dia meregang nyawa. Setelah di rasa cukup melihat, Erfan dan para wanitanya keluar dari rumah tersebut. Bahkan, Frisa pun ikut keluar.Para warga dengan penuh perhatian, memberikan tempat duduk di luar untuk Erfan dan para wanitanya."Sayang, kayaknya aku gak bisa ikut ke pemakaman, ada yang harus aku kerjain buru-buru, gak apa-apa, yah," ujar Anne."Ya udah gak apa-apa. Tapi kamu bilang dulu ke Bu Resti," balas Erfan.Anne mengangguk."Sayang, aku juga," sahut Jessy."Gak apa-apa kak, kalau kakak sibuk, gak perlu ikut ke pemakaman," ucap Frisa kepada Anne dan Jessy.Anne dan Jessy mengangguk.Hanya Anne dan Jessy yang memutuskan untuk tidak ikut. Sementara, para wanita lainnya termasuk Tante Yurike, memutuskan ikut ke pemakaman.Tak lama kemudian, Anne dan Jessy pergi. Ada satu wanita lagi yang ikut bersama mereka, dia adalah Erika.
続きを読む