Emily tak ingin membuang waktu, dia langsung saja bergoyang. Baru saja di goyang, Erfan sudah bisa merasakan rasa nikmat dari goyangan itu. "Emm... ahhh, goyanganmu... terasa nikmat, ahh..." ucap Erfan dengan nada penuh kenikmatan. "Ahhh... ahhh, Ini baru awal, Tuan Muda. Aku... aku akan mengeluarkan semua keterampilanku," balas Emily dengan nada genit, sambil terus meningkatkan keterampilan goyangannya. Benar saja, semakin lama, keterampilan goyangan wanita itu semakin lincah. Rasa yang di rasakan Erfan pun terasa semakin nikmat. Erfan berpikir, jika Emily di bandingkan dengan para wanitanya, Emily tak kalah sama sekali dalam keterampilan goyangannya ini. Bahkan, wajah dan bentuk tubuh, tak kalah dari beberapa wanita Erfan. === Di luar ruangan tempat Erfan dan Emily bercinta. Tampak Inka berdiri di sana, dengan wajah merah, dan mata sayu. "Ahhh... ahhh, terus... enak banget, ahh..." desah Erfan. "Tuan... batangmu sangat nikmat, ahh..." desah Emily. Suara-suara menggairahkan
続きを読む