Di luar tenda, suara persiapan evakuasi masih terdengar. Para prajurit bergerak cepat dan efisien, dipimpin oleh Arion yang tak kenal lelah. Frederick, dengan lengan masih terbalut perban, tetap memaksakan diri untuk membantu meski wajahnya pucat.Dan di dalam tenda, untuk beberapa saat, Xylas dan Lysandra tenggelam dalam dunia mereka sendiri. Dunia di mana hanya ada cinta, kepercayaan, dan janji yang diikat dengan kelingking.Saat fajar mulai merekah di ufuk timur, perkemahan itu siap bergerak. Xylas menggendong Lysandra dengan hati-hati, membawanya ke kereta khusus yang telah dipersiapkan. Kereta yang dilapisi bantal empuk dan selimut tebal, dirancang untuk kenyamanan dan perlindungan.“Aku akan menemanimu di sini,” kata Xylas, duduk di sampingnya. “Aku tidak akan meninggalkan sisimu.”Lysandra mengangguk, bersandar di bahunya. Kereta mulai bergerak, meninggalkan perkemahan dan memasuki hutan yang masih diselimuti kabut pagi. Di belakang mereka, para prajurit berbaris dengan waspada
Last Updated : 2026-02-18 Read more