“Ya, Frederick. Ada apa?” tanya Lysandra saat mendapati Frederick yang memanggilnya.“Yang Mulia Ratu, ini gawat! Kaisar, beliau terjatuh dari kudanya.”Lysandra terbelalak seketika. “Apa?”Frederick melangkah lebih dulu.Dia berlari secepat mungkin mengikuti Frederick, membayangkan yang terburuk. Xylas terluka, Xylas tidak sadarkan diri, Xylas …Lysandra membeku di ambang pintu lapangan latihan, jantungnya masih berdebar kencang karena panik. Namun di depannya, Xylas berdiri dengan sempurna di tengah lapangan yang dihiasi bunga-bunga warna-warni. Kuda hitam kesayangannya, Shadow, berdiri di sampingnya dengan tenang, sesekali mengibaskan ekor. Di tangan Xylas, sebuah mahkota bunga daisy kuning dan putih yang dianyam indah, dan di sampingnya, sebuah meja kecil dengan hidangan manis—kue madu, buah-buahan segar, dan anggur manis dalam botol kristal.Xylas tersenyum lebar, senyum yang hanya untuk istrinya. “Selamat ula
Last Updated : 2026-03-09 Read more