"Tujuh puluh juta? Untuk baju sepotong ini?"Felicia mendengus. "Murah itu, Nyonya. Harga segitu cuma setara dengan harga ban serep mobil Pak Reynard.""Tapi ini pemborosan!" seru Vivian."Pemborosan itu kalau kita beli tapi tidak dipakai. Kalau dipakai, namanya investasi kecantikan!" jawab Felicia dengan logika yang sangat ajaib. "Kita ambil lima warna untuk model ini ya, Pak Manajer?""Baik, Nona!"Vivian hanya bisa pasrah. Setelah dari butik pakaian, mereka pindah ke toko sepatu. Vivian mencoba sebuah sepatu hak tinggi berbahan beludru."Aduh!" Vivian hampir terjatuh saat mencoba berjalan."Hati-hati, Nyonya! Sepatu itu dibuat dari kulit naga pilihan, eh maksud saya kulit domba dari Italia!" kata Felicia sambil menahan tubuh Vivian."Hak ini terlalu tinggi, Felicia. Aku bisa patah kaki," keluh Vivian."Pak Reynard suka wanita dengan kaki yang terlihat jenjang, Nyonya. Anggap saja ini olahraga kaki," kata Felicia sambil memberikan semangat yang tidak perlu.Lucunya, setiap kali Vivi
Read more