Bab 101Sampai sini Chacha masih tak bergeming, sungguh hidup Birru penuh sekali dengan kejutan.“Lalu?” tanya Chacha makin tak sabar ingin tahu kelanjutannya.Delfin menundukkan kepalanya, seraya menautkan kedua tangan di atas paha. “Mereka selingkuhnya sudah terlalu jauh, siapa pun laki-laki nggak akan ada yang mau sama perempuan yang terang-terangan baru aja keluar dari kamar hotel sama selingkuhannya. Aisha sempat mohon-mohon buat nggak kasih tahu orangtuanya, tapi Birru nggak peduli. Jadi dia ngejar mobil kita. Di jalan dia terus mengebut sampai akhirnya kecelakaan.”Setengah melamun, Chacha ikut merasakan sesak yang mungkin saat itu Birru rasakan. Dia pernah ada di dalam posisi yang sama. “Jadi, hubungan mereka sudah lumayan deket, dong? Udah hampir nikah.”“Ketemu sekali waktu khitbah, dan ketemu lagi waktu kejadian itu. Sependek yang gue tahu, bang Birru cuma kecewa. Tidak melibatkan perasaan apapun, jangankan patah hati.”“Jadi, kak Delfin ingin menjelaskan kalau mas Birru ni
Read more