Bab 68Usai drama Alya mereda suasana pesantren jauh lebih adem untuk Chacha. Pagi itu ia berdiri di balkon kamarnya, mengagumi sebentuk awan tipis yang melintas di langit. Cahaya matahari menembus dari sela dedaunan, mendarat cantik di tempat favoritnya.Tanpa sadar, Chacha mengelus dada kirinya yang sesekali berdenyut lebih kencang jika ia kelelahan. Chacha tidak mengkhawatirkannya, dia sadar memang sejak kecelakaan itu jantungnya tidak lagi bekerja dengan normal seperti sebelumnya.Birru datang dari belakang, menyampirkan selimut kecil ke bahu Chacha. Tangannya tidak sengaja menyentuh dada kirinya. Birru terdiam di sana selama beberapa detik, merasakan detakk yang tak beraturan itu.“Mas, kenapa?” tanya Chacha bingung, menyadari tatapan Birru yang mendadak sendu.Birru tidak menjawab, ia hanya merengkuh pinggang ramping istrinya, mendekapnya erat seraya memejamkan matanya.“Nggak apa-apa, hari ini kamu kalau nggak banyak pasien sorenya kita jalan-jalan, mau?”“Boleh, nonton bio
Last Updated : 2026-01-18 Read more