Michael berbisik tepat di telinga shanum. Suaranya yang serak-serak basah mengirimkan getaran halus ke sekujur tubuh wanita itu. Kini, tangan kanannya mulai melingkar posesif di pinggang ramping Shanum, menariknya agar semakin menempel tanpa celah.Sambil melakukan itu, Michael bertanya, “Kalau mesra begini, pasti ada maunya, ‘kan?” Shanum tersipu. Pipinya memerah bak tomat, dan ia jelas tidak mengelak. Justru, ia makin menyandarkan tubuhnya pada Michael. “Ya, aku memang ingin sesuatu darimu, Mickey.”Michael menyeringai tipis bak predator liar, ia tahu betul mangsanya sedang merayu. Jemarinya mulai bergerak nakal, bermain di area dada Shanum yang tertutup blus kantor, memberikan tekanan-tekanan impulsif yang disengaja untuk mengacaukan fokus wanitanya. “Ingin apa? Uang? Kamu mau belanja?” tebaknya dengan nada meremehkan yang seksi.Saat bibir Michael mendarat di dadanya, Shanum sempat melenguh pelan. Napasnya memburu saat telapak tangan Michael yang hang
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-21 อ่านเพิ่มเติม