Setibanya kembali di dalam mobil, Marten diliputi amarah. Baginya, Rakael sama sekali bukan apa-apa. Namun, pria itu malah berani mempermalukannya hari ini. Kalau begitu, jangan salahkan dia jika bertindak kejam.Melihat Marten mengeluarkan ponselnya, Arumi bertanya, "Apa yang ingin kamu lakukan?""Berani-beraninya dia bikin aku malu, aku akan suruh orang patahkan salah satu kakinya!" Marten mengangkat ponselnya dan menelepon seseorang, "Kak Harun, ini aku Marten. Aku kasih kamu 100 juta, tolong beri pelajaran pada seorang bocah ...."Di sisi lain, Rakael sudah dibawa masuk ke aula utama Kota Perjudian Batu.Untuk bisa masuk ke tempat ini, seseorang harus memiliki verifikasi aset. Orang biasa sama sekali tidak diizinkan masuk. Batu-batu di sini harganya mencapai miliaran, bahkan puluhan miliar. Kebanyakan orang jelas tidak mampu membelinya, sehingga memang tidak ada alasan untuk membiarkan mereka masuk.Rakael bisa masuk ke aula utama murni karena menumpang pada Almira.Di dalam aula l
Read more