Mag-log inRakael dikhianati oleh pacarnya. Secara kebetulan, dia memperoleh warisan kultivasi. Kultivasi yang dia bayangkan adalah seperti yang di dalam novel. Menyingkirkan segala rintangan, bebas mengembara di dunia. Namun, kenapa ketika gilirannya sendiri, yang dia hadapi justru selalu ujian wanita?
view moreRakael tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya diam-diam membantu Loreta merapikan tempat tidur.Sebelum keluar, Rakael tak tahan untuk menoleh dan bertanya, "Apa Nenek masih akan kembali?"Loreta tersenyum, lalu melambaikan tangannya ke arah Rakael.Pintu pun ditutup. Rakael berdiri di koridor dengan pikiran melayang. Perasaannya terasa kurang nyaman. Karena dia tahu, mungkin perpisahan ini ....Ke depannya, kemungkinan besar dia tidak akan punya kesempatan lagi untuk bertemu Loreta.Menjelang pukul 2 siang, ketika Rakael pergi membantu membereskan kamar Loreta, kamar itu sudah kosong melompong dan semua barangnya telah dibawa pergi.Baru saat itulah Rakael mengetahui dari perawat lain bahwa Loreta sudah dijemput oleh seseorang.Setelah sedikit menata kembali perasaannya, Rakael pun berganti pakaian dan meninggalkan panti jompo.Sekarang masih cukup awal. Masih ada waktu sebelum pukul 6 sore. Rakael lalu mengemudikan mobilnya menuju pasar barang antik.Pasar barang antik masih tetap rama
"Mirip sekali denganmu ya?" Loreta mengusap foto itu perlahan. Matanya tampak sedikit berkaca-kaca.Rakael mengangguk serius. "Ya, memang mirip. Hanya saja dia jauh lebih tua dariku. Kalau masih muda, mungkin akan terlihat lebih mirip."Loreta mengangguk, lalu menatap foto itu dengan pandangan sedikit kosong."Sebenarnya, aku sudah menebaknya." Di mata Loreta tampak semburat kesedihan. "Pasti dia mengalami sesuatu, makanya nggak bisa pulang."Sebagai seorang ibu, mana mungkin dia tidak memahami anaknya sendiri?Tiga tahun lamanya, tidak ada satu pun telepon. Tidak pernah pulang menjenguk, bahkan pesan pun tidak ada. Bahkan kunjungan menantunya pun semakin jarang.Kalau dipikir-pikir, sudah lebih dari setengah tahun sejak terakhir kali menantunya datang menjenguk. Mungkin menantunya takut dia mengetahui kebenaran, jadi sengaja menyembunyikannya.Namun, hal seperti ini, sampai kapan bisa disembunyikan darinya? Loreta memeluk foto itu. Air mata terus mengalir."Nenek Loreta, jangan nangis
Rentetan pertanyaan itu dilemparkan seperti rentetan peluru meriam. Almira benar-benar terlalu terkejut. Wanita ini adalah Hanna!Dia menaruh perasaan pada seorang pria yang baru dikenalnya kemarin? Ini sungguh keterlaluan!Hanna sampai merasa pusing digoyang-goyang oleh Almira. Dia perlahan melepaskan tangan Almira. Rona merah di wajahnya semakin pekat. "Cuma orang yang sangat biasa. Kenalnya ... kenalnya di sebuah situasi tak terduga."Dia berbicara samar-samar, tidak ingin menceritakan kejadian memalukan yang terjadi semalam di jalan barang antik."Biasa?" Almira jelas tidak percaya. Dia mendekat dengan ekspresi licik. "Mana mungkin orang yang bisa bikin wanita cantik sepertimu tertarik itu orang biasa! Jangan-jangan tampangnya super ganteng? Atau super kaya? Atau ... super jago merayu?"Ditanya seperti itu, Hanna jadi tidak tahu harus tertawa atau merasa kesal. Dia melirik Almira dengan sebal, "Ngawur kamu. Aku cuma punya kesan baik ke dia."Meskipun begitu, di dalam hatinya tanpa
Di sisi lain, setelah Rakael memasukkan semua berkas ke tas ranselnya, dia memanggul tas itu dan meninggalkan perusahaan.Baru saja duduk di dalam mobil, ponsel Rakael langsung berdering.[ Almira: Malam ini aku janjian makan dengan sahabatku, kamu ikut ya! ]Di belakang pesan itu bahkan ada gambar dengan ekspresi galak, penuh peringatan.Rakael terkekeh-kekeh dan segera membalas.[ Rakael: Acara kencan buta? ][ Almira: Cari mati ya? Ini jamuan jebakan! ][ Rakael: Kirim lokasi dan waktu. ][ Almira: Jam 6 sore, lokasi menyusul! ][ Rakael: Oke. ]Dengan santai, dia melempar ponselnya ke kursi penumpang depan, lalu mengemudi menuju panti jompo.Pada saat yang sama, Almira sedang berbelanja bersama Hanna. Melihat balasan dari Rakael, Almira mencebik. Bocah ini benar-benar ingin kencan buta?"Mira, aku nggak ingin pergi." Hanna mengatupkan bibirnya. Meskipun ini diatur oleh kakeknya, dia tidak menyukai perasaan dipaksa dijodohkan seperti ini.Kalaupun dia benar-benar ingin mencari pasan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.