Aron masuk ke ruang utama, langkahnya berat membawa jasad Gogorma yang sudah mengeras seperti patung es. Matanya merah, napasnya berat. Dengan satu gerakan kasar, dia melemparkan jasad itu ke lantai, tepat di depan Mister Viktor. Dess! Jasad Gogorma menghantam lantai, menimbulkan dentuman keras. Mister Viktor tidak bergerak, tapi matanya menyipit, menatap jasad itu dengan intens. “Gogorma...” desisnya dengan seringai kecil, suaranya seperti angin sepoi. Ruangan jadi hening. Semua mata tertuju pada Mister Viktor, menunggu reaksinya. Dia perlahan berdiri, wajahnya tanpa ekspresi, tapi aura di sekitarnya berubah, menjadi dingin dan mematikan. Mister Viktor menatap Aron, ekspresi wajahnya tak berubah, tapi nada suaranya sedikit berubah, menjadi... puas. “Kerja bagus, Aron.” Suaranya rendah, tapi penuh makna. “Misimu berhasil lagi.” Aron dengan cepat memalingkan wajah, menghindari kontak mata dengan Mister Viktor. Dia menunduk, tapi bukan sebagai tanda hormat, lebih seperti..
Última atualização : 2026-02-19 Ler mais