Rud, pria itu menatap ketakutan pada Valin yang berdiri menjulang di hadapannya. Wajah penuh amarah, dengan tangan terkepal, siap menghajar Rud lagi, jika pria itu bertingkah.Di belakang Valin ada Maria yang terisak. Rud baru saja memaksa ingin mencium Maria."Dia sudah bilang tidak mau. Kenapa kau memaksanya. Kau ingin main, cari yang sudi melakukannya denganmu. Jangan memaksa yang tidak mau!"Teriakan Valin menarik perhatian beberapa orang. Termasuk Vier, Adrian dan Audrey yang kini berdiri di samping Valin."Bu-bukan begitu, Dok!" Rud coba membantah. Rahangnya sakit, seperti kena hantam besi. Gila! Bagaimana bisa Valin yang terlihat kalem, punya tubuh ramping, bisa punya daya pukul sekuat itu."Lalu seperti apa? Maria, apa yang dia lakukan padamu?""Dia maksa aku buat balikan, tapi aku tidak mau," balas Maria. Gadis itu mulai tenang. "Kenapa kamu tidak hajar dia?" Valin tahu Maria bar-bar, bisa memukul orang yang kurang ajar padanya."Dia ngancam aku," adu Maria.Valin menggeram
Dernière mise à jour : 2026-02-08 Read More