Ketika hasilnya diserahkan pada Zen, Sylus begitu santai. Seolah hasil tes DNA Valin dan Vante bukanlah sesuatu yang mengejutkan untuknya. Pun dengan Shane. Pria itu juga tetap berwajah datar.Ekspresi Zen berubah kelam saat dia membaca hasilnya. "Dan kalian tidak memberitahuku?" Tanyanya kesal sampai ke ubun-ubun."Kamu tidak tanya," balas Valin enteng."Lin, jika kamu klaim sejak awal, Vante tidak perlu menderita. Kalian kaya, buat apa jadi orang susah. Tinggal di rumah yang sekali kutendang bisa rubuh. Kalian, kamu ...."Zen kehilangan kata untuk sekian detik. Dia tidak pernah menduga, sosok yang duduk di depannya adalah orang yang telah lama dia cari."Zen, kamu tahu resikonya jika kami membuka diri." Vante ikut bicara."Datang padaku, aku bisa jamin keselamatan kalian," sahut Zen cepat."Memangnya siapa kamu?"Zen mengerjap cepat begitu Valin bertanya. "Lin, Rose, kamu tidak ingat aku? Vante, apa yang terjadi padanya? Kamu juga tidak ingat padaku?""Memangnya kita saling kenal?"
Last Updated : 2026-02-13 Read more