Dorongan napas kasar terdengar. Zen hampir membanting ponselnya, jika Valin tidak menggeliat dalam pelukan. Pria itu mendengus seraya menjepit hidung Valin. Gemas sekaligus heran. "Aku bingung denganmu. Sebenarnya yang menarik darimu itu apa? Cantik, biasa saja. Seksi, lumayan. Yang lebih bohay banyak di luar sana." "Tapi kenapa banyak pria mengejarmu. Xavier Langton, Adrian Hepburn, sekarang Ethan Heather. Bahkan Kian saja punya rasa padamu." Gerutu Zen melepas jepitan di hidung sang istri, setelah perempuan itu gelagapan. Giliran Zen yang memijat pelipisnya. Dia tidak habis pikir kenapa Valin sekarang jadi incaran banyak pria. Barusan Tony mengirim pesan. Sebuah peringatan yang berbunyi kalau Ethan Heather. berniat mengincar Valin. "Dasar rubah kecil," katanya pada perempuan yang terlelap. Setelah dengan kejam, Zen guyur di bawah shower air dingin. Bukan air hangat macam biasa. Valin menjerit-jerit, tapi Zen tidak peduli. Dia biarkan Valin basah kuyup sampai efek mabuknya hila
Last Updated : 2026-02-03 Read more