Share

BAB 83 DUA SUAMI

Author: sugi ria
last update publish date: 2026-02-03 19:57:28

Valin mundur dengan tangan menutupi kepala. Serta mata terpejam. Takut jika botol tadi dihantamkan ke kepalanya. Namun yang terjadi setelahnya sungguh di luar perkiraan.

Istri Zen pikir akan mengalami sakit luar biasa. Tapi hal tersebut tidak berlaku. Yang terdengar justru raung kesakitan teman Audrey dan teriakan penuh kepanikan perempuan itu.

Ketika Valin membuka mata, dia langsung membekap mulutnya sendiri.

"Siapa kau berani menyentuhnya?!" Suara Zen menggelegar mengerikan di antara dentum
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 272 KELUARGA

    Bryan tahu, adalah sebuah kesalahan menyeret Vio dalam dunianya. Namun ketika sang putri menuruni kecerdasan dan bakatnya. Takdir Vio sudah jelas. Langkahnya akan mengikuti jejak Bryan."Aku coba cari tahu.""Vio bisa bantu. Kemampuannya hanya dua level di bawah kita."Bryan menoleh mendapati Vio menatap kagum pada ruang kerja ayahnya. Monitor terpajang di sejumlah titik. Menampilkan kesan futuristik sekaligus misteri. "Secerdas itu?""Kamu memonopoli genetiknya.""Siapa bilang. Dia kalau ngomel sepedas emaknya.""Fifty fifty kalau begitu. Ayo mulai.""Vi, tolong cari orang ini. Om Vante berhasil menempelkan pelacak di tubuhnya."Viona mengangguk penuh antusias. Dia menghadap dua monitor sekaligus. Jari kecilnya bergerak cepat di atas keyboard. Menerobos deretan dinding tak kasat mata di luar sana. Tujuannya satu, sebuah kode yang baru saja dikirim Vante."Dia terus berpindah," infonya."Rekam datanya.""Siap," sambut Vio antusias."Pa, aku mau es krim," lanjut sang bocah setelah tak

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 271 LICIK!

    "Aku tidak apa-apa."Carry menjauhi Bryan yang baru saja mendudukkannya di sofa. Perempuan itu menolak diperiksa ke dokter. Alhasil dia diangkut pulang ke rumah Bryan yang sesaat buat Carry melongo.Mewah dan jelas mahal. Terletak di salah satu kawasan hunian eksklusif di ibukota. Bukan di pusat kota. Lingkungan tempat tinggal Bryan lebih ke back to nature.Pantas saja Vio sangat betah di sana. Beda dengan apartemen sang mama yang kelas menengah. Sempit dengan AC sering mati. Bisa dibayangkan seperti apa kehidupan Viona sehari-hari."Aku percaya. Lihat, kau bisa besarkan anakku tanpa bantuanku. Sekedar pukulan pasti easy untukmu. Vio, tehnya mama mana?" Bryan melirik sang putri yang rupanya sudah lebih dulu meluncur ke dapur estetik pria itu."Sebentar, Pa. Vio boleh minta es krimnya gak?""Satu cup aja. Kamu dari kemarin ngemilin es krim mulu."Carry terbelalak melihat interaksi Bryan dan Vio. "Kalian saling kenal?""Tentu saja. Dia cari aku. Dia tahu aku bapaknya."Bryan sungguh keh

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 270 MAKE DOOIT ENTERTAINMEMT

    "Sudah kubilang aku tidak mencuri!" Carry Katona, perempuan itu mengenakan kemeja longgar hitam dan celana jeans. Rambut pirangnya digulung asal. Menyisakan helaian di sisi kiri dan kanan wajahnya. Menciptakan efek dramatis di parasnya yang dipenuhi amarah.Cantik. Jantung Bryan seketika berdebar kencang di dalam sana. Tatapannya tak beralih dari sosok Carry yang tak gentar menghadapi keroyokan empat wanita di depannya."Jangan ngeles kamu. Hanya kamu yang ada ruang make up. Gelang itu ada di atas meja. Kamu pasti mencurinya."Sudut bibir Carry tertarik. "Aku saja tidak tahu ada gelang di atas meja. Kamu sengaja menaruhnya. Lalu mengambilnya, lantas menuduhku? Basi! Banyakin baca novel biar dapat ide buli orang yang lebih fresh."Astaga! Bryan nyaris tersedak mendengar balasan pedas Carry. Pria itu seketika melirik Vio dengan ekor matanya. "Pantas saja, mulut ini anak tajam sekali. Emaknya saja begitu," batin Bryan.Keempat wanita tadi terbelalak. Ekspresi mereka seolah mengkonfirmas

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 269 BIKIN IRI!

    "Biarkan dia hanyut dalam spekulasinya sendiri. Biarkan dia menganggap kita tidak tahu apa-apa." Suara Zen terdengar penuh kemarahan. Tangannya terkepal kuat di sisi tubuh."Semua anggota akan punya akses ke kamera pengawas kediaman keluarga Archlight. Kecuali, kalian tahu sendiri," info Vante selanjutnya.Semua yang hadir berdehem. Ya, kediaman Archlight sekarang terbuka untuk umum. Alias semua anggota inti Sixty Nine bisa memantau rumah itu. Kecuali kamar utama. Tentu saja, Zen tidak mau tubuh molek sang istri terpantau oleh rekan-rekannya. Apalagi kebiasaan Valin yang suka setengah telanjang di kamar sangat meresahkan. Terutama bagi Zen."Selain itu. Aku akan usahakan untuk menanamkan ini padanya." Vante menunjukkan benda kecil di tangannya. Alat pelacak."Kita akan tahu ke mana dia pergi. Apa yang dia lakukan. Dan dengan siapa dia berinteraksi," lanjut Vante."Soal orang yang mencelakai Edison. Fix, dia salah satu anak buah orang itu," lapor Sylus."Sekarang dia di mana?" Shane d

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 268 TARGET SELANJUTNYA

    "Jangan asal bicara kamu!" Bryan langsung menampik tuduhan Vante.Sedang yang lain langsung penasaran dengan wajah Viona yang bergerak perlahan. Maria dan Valin seketika terbelalak begitu sang bocah menunjukkan paras manisnya."Astaga, Bry. Dia benar-benar dirimu versi sachet," seru Valin tidak percaya.Bryan serta merta memeriksa fitur wajah Viona. "Mirip dari mananya?" Tampik Bryan walau sekarang ragu. Benarkah Viona anaknya?"Sebab kamu tidak bisa membandingkan," celetuk Maria."Lihat." Secara mengejutkan Vante mampu menemukan profile Viona Anna."Ba-bagaimana bisa? Aku berulang kali mencoba tapi tidak ketemu." Bryan gemetar menerima ponsel Vante.Hanya dengan ponsel Vante berhasil menguak identitas Viona. Sedang dirinya. Dengan bantuan monitor tiga biji, selalu gagal."Mau lebih yakin. Lakukan tes DNA, mumpung kita di rumah sakit," usul Vante.Bola mata Bryan berbinar penuh antusiasme. Anak? Dia tak pernah berpikir apalagi membayangkan kalau dia akan memilikinya. Tapi kini, kemun

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 267 DIA ANAKMU

    "Bagaimana keadaannya?"Zen bertanya sambil memapah Valin yang tampak lemas. Perempuan itu syok berat begitu mendengar kabar Andreas mengalami kecelakaan."Tuan Besar Archlight masih ditangani, tapi supirnya ...."Dokter di hadapan Zen menunduk. Saat itu juga tangis Valin pecah. Beck sangat baik. Bahkan lelaki itu begitu sabar menghadapi kerandoman Andreas yang mulai kembali seperti anak kecil.Banyak tingkah, banyak kerenah, banyak maunya. Dan sederet tingkah absurd yang kerap membuat penghuni kediaman Archlight mengelus dada."Tidak bisa diselamatkan?" Zen memastikan. Dua tangannya memeluk erat tubuh Valin. Wanita itu terisak di dadanya."Tidak. Maafkan kami, kami sudah berusaha semampu kami. Namun Tuan Beck sudah meninggal saat perjalanan menuju ke sini."Zen tahu, urusan hidup adalah milik yang kuasa. Tapi selama masih ada denyut jantung meski lemah. Dia bisa minta Sylus mengupayakannya. Jika Sylus masih tidak cukup, dia akan minta tolong pada Max.Apapun akan dia lakukan untuk or

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 188 TIDAK SUKA TAPI FAKTA

    Suara pintu yang dibuka membuat Kian memalingkan wajah."Bagaimana?"Kian menunjuk Valin dengan dagunya. Sementara ponsel wanita itu berada di tangan Kian."Dia menjatuhkannya," ucapnya seraya memberikan benda pipih tadi pada Zen.Sikap Kian sangat tenang. Seolah tidak ada yang terjadi. Padahal jau

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 189 KITA BERTEMU LAGI

    "Jadi, jadi kemarin liburan ke mana? Honeymoonkah?"Pertanyaan itu meluncur di sela tindakan Valin memasang infus seorang pasien. Dia langsung bekerja begitu ada pasien.Valin melotot penuh peringatan pada Ivone. Si perawat yang sejak dia datang langsung menempel padanya."Aku kepo, Dokter," seru I

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 16 ANAK DAN ISTRI

    Lima jam berlalu. Langit di luar kamar Vante sudah berubah pekat. Valin menghela napas berkali-kali. Perasaannya tidak tenang. Firasatnya mengatakan ada hal buruk terjadi pada adiknya.Valin berulang kali melihat ke arah pintu. Berharap ada sesiapa saja yang melintas. Dia ingin bertanya soal operas

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 15 OPERASI

    Valin seketika menoleh begitu mendengar kalimat tadi. Matanya memicing curiga, sebelum menyadari kalau orang yang barusan bicara adalah Zen."Tuan, Anda ada di sini?" Tanya Valin coba menguasai diri. Dia gugup, takut juga kesal. Teringat kejadian tadi pagi. Dia lupa melihat Zen di lobi waktu dia ba

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status