“Pak Boss tidak di dalam?” tanya Thea pada Bu Melaney, mencoba mencari informasi tentang bagaimana mood Huggo saat ini.Dari pesan yang dikirim bertubi-tubi tadi, sepertinya Huggo sangat marah padanya. Terus terang Thea jadi gentar.Ditambah lagi saat dia tiba di kantor, Pak Boss sedang keluar.“Iya! Dia keluar mencarimu! Memangnya kamu tidak bertemu Pak Boss?”“Ha? Mencariku? Tidak, aku tidak bertemu Pak Boss. Memangnya dia mencariku di mana, Bu? Apakah di pasar? Di museum?”Ditanya seperti itu, Bu Melaney bertambah sewot. “Tn. Huggo mencarimu dengan mendatangi rumahmu! Dia sampai meminta alamat rumahmu kepadaku, paham?”“Oh ... pantasan ...” gumam Thea.Tapi kesewotan Bu Melaney belum berakhir. Dia berseru lagi, “Kamu pikir kamu barang antik berniali tinggi sampai dicari di museum? Jangankan bernilai tinggi, kamu itu tidak ada antik-antiknya. Alias tidak spesial, alias umum, alias pasaran!”Thea pun merengut ketika mendengarnya. “Masa iya aku pasaran? Mukaku saja tidak ada yang meny
最終更新日 : 2026-02-20 続きを読む