Bab 39: Provokasi Kenji di GalaDansa itu seharusnya menjadi penutup sandiwara malam ini, sebuah simbol visual bagi publik bahwa klan Tanaka tetap solid. Namun, bagi Hiroshi, setiap detik langkah kaki yang ia ambil mengikuti irama waltz adalah siksaan sekaligus candu. Ia bisa merasakan aroma mawar dari kulit Aiko, merasakan kehangatan tubuh istrinya yang selama ini ia sia-siakan, namun di saat yang sama, ia merasakan kekakuan luar biasa dari wanita itu. Aiko ada di pelukannya, namun jiwanya berada di kutub yang berbeda.Saat musik berakhir dan tepuk tangan sopan memenuhi ballroom, Hiroshi melepaskan pinggang Aiko dengan berat hati. Belum sempat ia mengambil napas, sosok Kenji kembali muncul, kali ini didampingi oleh beberapa pengusaha muda yang haus akan drama."Luar biasa, Tuan Tanaka," Kenji berujar sambil bertepuk tangan pelan, matanya berkilat penuh muslihat. "Kau masih memiliki gerakan yang bagus untuk seorang pria yang... katakanlah, sudah lama tidak berada di garis depan."Aiko
Read more