Bab 97: Kencan Pertama yang SebenarnyaDunia di luar sana sedang meledak. Berita tentang pengunduran diri Aiko dan hilangnya sang mantan kaisar bisnis, Hiroshi Tanaka, memenuhi setiap kanal berita ekonomi. Pengacara keluarga berdiri di halaman depan mereka seperti malaikat maut yang membawa surat sitaan. Namun, di dalam rumah kayu yang remang itu, Hiroshi melakukan sesuatu yang benar-benar tidak masuk akal.Ia mengabaikan ketukan pintu sang pengacara. Ia mengabaikan getar ponsel yang berisi ancaman pidana. Hiroshi justru berdiri di depan cermin kecil yang retak, merapikan kerah kaos murahnya, lalu berbalik menatap Aiko yang masih syok setelah mendengar kebenaran dari Elena."Aiko," suara Hiroshi lembut, membelah ketegangan yang menyesakkan. "Pinjamkan aku waktu dua puluh empat jam. Lupakan pengacara itu, lupakan Tanaka Group, dan lupakan semua beban di pundakmu."Aiko mengerutkan kening, jemarinya masih gemetar. "Apa maksudmu, Hiroshi? Kita akan kehilangan segalanya! Mereka akan menyi
Read more