Sheza yang mendengar perkataan Aruna terkekeh, bisa bisanya Aruna semakin tak tahu malu seperti itu. "Zello, sepertinya dia mulai gila." ujar Sheza santai. Aruna yang mendengar Sheza mengatakan jika dia gila kembali marah. Dia maju ke depan Sheza ingin meraih gaun milik Sheza, tapi tangan Zello lebih dahulu menahan nya lalu mencengkeram nya erat. Setelah itu, Zello menghempaskan tangan Aruna sampai Aruna terjengkang ke belakang "Argh...... Aw....." Aruna berteriak kesakitan tapi Zello tak peduli. Zello beralih pada Sheza, memeriksa tubuh Sheza takut jika ada yang terluka dari istrinya itu. Zello memutar tubuh Sheza berkali kali yang membuat kepala Sheza berputar. "Zello, stop!" "Aku pusing!" Zello yang tersadar langsung berhenti. Dia mencium seluruh wajah Sheza di depan banyak orang. Tak peduli jika mereka semua melihat. Sedangkan Raka menepuk pelan keningnya karena ulah Zello. "Sayang, maaf. Tadi aku panik, takut dia nyakitin kamu." ucap Zello penuh sesal..
Read more