Seketika Liora menegakkan punggungnya, berusaha menyembunyikan keterkejutannya. Ia mengulurkan tangan dengan sopan, meski detak jantungnya naik tak karuan.“Senang bertemu denganmu, Amanda,” ucap Liora dengan senyum lembut namun tetap berjarak.Amanda menyambut uluran tangannya, mencengkeram ringan. “Aku juga, Liora. Akhirnya bisa melihat orang yang berhasil membuat Steven datang bersama seseorang.”Ada nada halus, entah pujian, atau mungkin sedikit kepahitan tapi Liora hanya tersenyum, sementara Steven meraih pinggangnya, menunjukkan dengan jelas siapa yang kini menjadi pusat dunianya.Lampu-lampu kristal bergemerlap di langit-langit ballroom, memantulkan cahaya lembut ke seluruh ruangan. Orkestra mulai memainkan musik elegan sementara para tamu dari desainer, selebritas, dan pengusaha terkenal berlalu-lalang dengan gelas champagne di tangan.Steven dan Liora sudah berada di dalam gedung, berjalan berdampingan sejak mereka memasuki pintu
Terakhir Diperbarui : 2026-02-24 Baca selengkapnya