Rachel tidak sanggup mendengarnya lagi. Dia segera memotongnya. Sean pun tersenyum tipis, lalu mengiakan. “Aku nggak percaya dengan takhayul.”“Aku sudah bilang. Aku sudah mengerti.” Rachel berusaha untuk bersikap tenang, lalu mengangguk dengan perlahan.Ketika mereka sama-sama menonton film horor, Sean juga pernah mengatakannya.Sean berkata lagi, “Tapi, seandainya kamu berdoa, aku juga bersedia menggunakan umurku untuk kamu.”“Sean! Aku sudah bilang untuk jangan sembarangan bicara!” Nada bicara Rachel terdengar berat. Sekarang, Sean baru saja kembali dari pintu kematian. Jadi, Rachel merasa sangat sensitif dan sangat pamali!“Emm … bukannya kamu juga sembarangan bicara?” Suara Sean sudah terdengar tidak jelas.“Aku benar-benar nggak ada cara lagi, makanya ….” Rachel menyadari dirinya telah dijebak. Dia segera menggigit bibirnya, lalu melanjutkan dengan nada rendah, “Aku sudah bilang nggak.”Hanya saja, setelah Rachel selesai berbicara, dia menyadari pria itu sudah terdiam. Detak jan
Read more