Setibanya di rumah, Listya yang merasa sangat lelah secara emosional langsung kembali ke kamar. Melihat Listya tidak menghiraukannya, Andreas juga merasa sedikit tidak nyaman. Mungkin Andreas yang memberinya tekanan terlalu besar.Andreas juga tidak seharusnya mengungkapkan isi hatinya, ‘kan?Andreas merasa sedikit kesal pada dirinya sendiri. Namun, saat itu dia benar-benar terbawa suasana dan tidak mampu menahan perasaannya.Beberapa saat kemudian, Andreas pergi membasuh tubuhnya, lalu mengganti pakaiannya, dan kembali istirahat di dalam kamar.Hanya saja, Andreas tidak bisa tertidur. Saat teringat dengan ucapan sang ayah tadi, hatinya bagai disayat-sayat saja.Ketenaran, keuntungan, dan masa depan bukanlah hal yang terlalu penting bagi Andreas. Namun, di mata banyak orang, segala pencapaiannya hari ini hanyalah hasil dari bergantung pada nama besar Keluarga Zavian. Dia sedang menikmati bayang-bayang kejayaan ayahnya. Bahkan, Andreas juga beranggapan seperti ini. Jadi, selama bebera
Read more