Keheningan yang mencekam menyelimuti koridor bunker medis Sektor Omega. Tangisan Leo yang baru lahir masih menggema, sebuah frekuensi kehidupan murni yang terasa ganjil di tengah altar baja dan beton ini. Liam, Sang Arsitek Besi, berdiri mematung di ambang pintu yang hancur. Sensor termal di mata merahnya mengunci sosok kecil di pelukan Kelly. Untuk pertama kalinya, algoritma Obsidian di dalam otaknya mengalami logic loop—konflik mematikan antara perintah "Amankan Aset" dan sisa-sisa memori tentang keluarga yang seharusnya sudah terhapus.Namun, bayang-bayang di langit-langit tidak membiarkan momen itu bertahan lama. Asap hitam yang kental—manifestasi digital dari Subjek 2, Wraith—merayap turun dari lubang ventilasi seperti ular yang terbuat dari statis elektrik."Subjek Beta, kau ragu," suara Wraith terdengar bukan dari mulut, melainkan dari seluruh pengeras suara bunker yang tersisa. Suaranya dingin, terdistorsi, dan penuh ancaman. "Eksekusi perintah primer. Ambil bayi itu atau k
Read more