***Dunia Ratna Puspita seakan runtuh tepat di hadapannya setelah pengakuan suaminya, Marc Valmont, dan sepucuk surat hasil tes DNA yang tergeletak di meja makan. Lyra, putri yang dia besarkan selama belasan tahun dengan penuh kasih, anak yang dia banggakan di setiap kesempatan, ternyata bukan darah dagingnya."Katakan sekali lagi, Marc," desis Ratna dengan suara parau. Wajahnya memerah, menahan amarah yang bergejolak di balik matanya yang berkaca-kaca. "Katakan kalau ini semua bohong!" Dia melemparkan kertas itu ke arah Marc.Marc Valmont berdiri mematung. Pria itu menangis, memohon ampun dengan tubuh yang gemetar hebat. "Ratna, maafkan aku. Aku sama sekali tidak memiliki pilihan saat itu. Putri kita, bayi yang kau lahirkan hari itu terlahir dalam keadaan meninggal, ditambah kandunganmu harus diangkat karena tumor yang baru terdeteksi. Aku tidak sanggup melihatmu hancur."Ratna tertawa getir, tawa yang terdengar sangat menyakitkan. "Itu hanya alasanmu agar kau bisa membawa anak
Terakhir Diperbarui : 2026-02-12 Baca selengkapnya