#Gisela menyesap sampanye di gelasnya dengan gerakan anggun, matanya terpaku pada sosok pria yang baru saja melangkah tegap memasuki restoran mewah itu. Restoran tersebut kosong melompong, hanya menyisakan alunan musik klasik yang lembut dan jajaran kursi kosong yang tertata rapi.Ia melirik jam tangan berlapis berlian di pergelangan tangannya, lalu tersenyum tipis saat pria itu sampai di depan mejanya."Kau datang lebih cepat dari perkiraanku, Adhi," sapa Gisela, suaranya tenang namun mengandung nada kejutan yang tidak dibuat-buat.Adhikara menarik kursi di hadapan Gisela tanpa menunggu dipersilakan. Gerakannya kaku. Ia merapikan kemejanya yang sempat kusut, mencoba mengembalikan citra pria terhormat yang selalu ia sandang di depan publik."Aku sedang tidak memiliki kesibukan, makanya aku bisa datang lebih cepat," jawab Adhikara datar. Suaranya terdengar berat, seolah ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokannya.Matanya kemudian mengedar, menyapu seluruh penjuru restoran yang lu
Terakhir Diperbarui : 2026-02-15 Baca selengkapnya