Deru mesin mobil SUV hitam itu akhirnya mereda saat mereka memasuki gerbang tinggi kediaman Nathaniel. Halaman rumah yang luas itu tampak sunyi, hanya ada beberapa penjaga yang berdiri kaku di pos mereka. Begitu mobil berhenti tepat di depan lobi utama, Junior bergegas membukakan pintu untuk Evan."Biar saya bantu papah, Tuan Muda," ucap Junior dengan nada sopan, tangannya terulur hendak memegang lengan Evan.Evan menepis tangan Junior dengan gerakan yang cukup kasar, membuat Junior tersentak. Tatapan Evan dingin dan tajam, menusuk tepat ke manik mata pemuda itu."Tidak perlu. Marco, kau bantu aku," perintah Evan mutlak.Junior hanya bisa mengangguk kaku dan mundur beberapa langkah. Marco segera maju, merangkul pundak Evan dan membantunya berdiri dari jok mobil. Alice berjalan di sisi lain, memegang lengan Evan dengan posesif. Sementara itu, Lavina yang tampak sangat letih setelah berhari-hari berjaga di rumah sakit, langsung diantar oleh Lil
Last Updated : 2026-02-02 Read more