"Baiklah, kita bakal balik dulu, mikir-mikir, nanti kami kabarin keputusan akhirnya," ujar Ashmika sambil mengambil dua bungkus keripik dari rak, lalu pergi bersama Anya. "Huh! Mas, totalnya ya," kata Dimas sambil mengulurkan kartu. Ia membayar sekitar Rp 400 ribuan termasuk tip, lalu keluar. Masih belum paham kenapa hari itu dia bisa ketemu tiga cewek cakep sekaligus. "Key itu pendek, tapi ada aja hal yang bikin dia ketolong," gumam Dimas sambil melirik mobilnya. "Siapa Key?" Suara lembut terdengar dari belakang indah banget sampai Dimas refleks merem sepersekian detik sebelum ia berbalik sambil tersenyum. "Key? Eh, bukan. Maksud aku… kunci. Kunci mobil. Pendek, kecil, tapi selalu nyelametin hidup orang. Tadi aku panik kirain jatuh," kata Dimas cepat-cepat, sok santai padahal jelas gugup. "Apa kabar, Anin?" Anin berdiri di sana, pakai jaket kuning pastel, keliatan fresh banget. "Aku baik. Kamu
Terakhir Diperbarui : 2026-02-07 Baca selengkapnya