Essel terdiam. Ia mencoba membaca ekspresi lelaki di depannya, tetapi seperti biasa, Calix terlalu pandai menyembunyikan apa yang sebenarnya ia pikirkan.“Kalau begitu,” ujar Essel perlahan, “mengapa Anda masih terus mencarinya?”Calix tidak langsung menjawab.Tatapannya kembali beralih ke luar jendela kereta. Angin malam membuat tirai tipis di sampingnya bergerak perlahan, sementara cahaya bulan menyinari separuh wajahnya yang terlihat dingin dan tenang.Beberapa detik berlalu sebelum akhirnya ia berkata pelan,“Karena dia masih Duchess dari keluarga ini.”Essel menatapnya cukup lama setelah jawaban itu keluar. Namun pada akhirnya ia hanya menundukkan kepala pelan. Ada sesuatu dalam nada suara Calix yang terasa terlalu datar, terlalu tertahan, hingga sulit ditebak apakah lelaki itu benar-benar tidak memiliki perasaan atau justru sedang berusaha menyembunyikannya.Suasana di dalam kereta kembali hening.Lalu tanpa diduga, Calix kembali membuka suara.“Aku pikir selama ini kau tahu sia
Last Updated : 2026-05-14 Read more